kebencianmu makin menumbu bagaikan rambut namun kini kesayangaku
kepadamu makin deras bagaikan air sungai siriwo dan mapia yang mengalir
tidak berbatas waktu model pepata cinta

kebencianmu makin menumbu bagaikan rambut namun kini kesayangaku
kepadamu makin deras bagaikan air sungai siriwo dan mapia yang mengalir
tidak berbatas waktu model pepata cinta

| CB Blogger |
|
Posting Komentar